Tampilkan postingan dengan label penyembuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyembuhan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Oktober 2012

Apa Reaksi Setelah Pemakaian Propolis?


Reaksi Pemakaian Propolis

Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
  • Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
  • Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
  • Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
  • Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
  • Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
  • Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
  • Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
  • Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
  • Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
  • Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
  • Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
Penyembuhan 
Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
  • Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
  • Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
  • Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
  • Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
  • Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar. 

Selasa, 23 Oktober 2012

Apa yang Dikenal dengan Propolis itu?


Apa yang Dikenal dengan Propolis itu?


Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada didalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.


Sejarah Propolis

Sejak puluhan abad yang lalu pada masa peradaban Yunani, Romawi dan Mesir kuno, propolis telah digunakan sebagai bahan alami unggul yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Para Pendeta di zaman Mesir kuno telah menggunakan propolis dalam ramuan obat-obatan mereka. Di Amerika, bangsa Indian dari suku Inca juga telah menggunakan propolis sejak zaman dahulu kala.
Kata Propolis telah dikenal sejak zaman Yunani kuno, Dalam bahasa Yunani asli, kata Propolis merupakan kombinasi 2 kata yaitu pro dan polis. Pro memiliki arti pertahanan, dan polis memiliki aarti kota. Secara umum arti kata propolis adalah pertahanan kota. Kota yang dimaksud dalam hal ini adalah sarang lebah, tempat dimana lebah bekerja dan hidup. Serangan dan gangguan yang mengancam kehidupan lebah dan tempat tinggal mereka bisa berupa bakteri yang menimbulkan penyakit, bisa pula berupa binatang-binatang kecil yang berusaha masuk untuk mengganggu mereka.